SMT adalah lembaga motivasi dan peningkatan sumber daya manusia di Indonesia. Pelatihan/training kami diperuntukan bagi siapa saja (instansi,perusahaan, perorangan ataupun kelompok)yang menginginkan permberdayaan diri menjadi lebih baik. 081946548000.
Minggu, 08 Desember 2013
Bila anda tertarik dengan training kami silahkan menghubungi kami:
====================================================================
Office :
Jl.Lidah Wetan Gg 2,No 1 A ,Lakarsantri (Surabaya)
Telp : 081 946 548 000/085 235 012 770
Wahyudi
Email / FB :
yudi.wah48@yahoo.com
Blog :
www.wahyudismt.com
Fanpage :SMT(Spiritual
Motivation Training)
FB Group :SMT
(Spiritual Motivation Training)
=====================================================================
SMT (Spiritual Motivation Training) bekerja sama dengan pihak kesiswaan SMK YAPALIS Krian mengadakan LDKS Selama 2 hari satu malam,yang bertempat di Vila Suryo 1 Trawas Mojokerto.
Selama pelatihan semua peserta yang berjumlah 60 siswa di latih untuk menjadi seorang LEADER yang tangguh.Tangguh dalam hal kepemimpinan & juga tangguh dalam hal komunikasi.
Dalam pelatihan ini peserta di beri pembekalan:
1.Kepemimpinan Efektif
2.Membangun Mental Juara
3.Menjadi seorang Public Speaker yang handal
4.Membentuk Team Building
5.Out Bound Ceria
Semua materi diatas kami berikan untuk membentuk pemimpin yang "siap memimpin dan siap dipimpin".Seorang pemimpin yang baik harus tahu menempatkan sikap sesuai situasi yang di butuhkan.
Team SMT menggunakan metode yang menyenangkan & juga ceria ,semua materi di sampaikan dengan menyenangkan.Semua peserta nampak antuias selama pelatihan berlangsung. Kami ucapkan terima kasih untuk semua pendamping dari pihak guru SMK Yapalis Krian ,terkhusus Pak Ari dan pak Amin.
===============================================
Hubungi kami untuk berbagai pelatihan:
Call: 081 946 548 000
email: yudi.wah48@yahoo.com
web: www.wahyudismt.com
==============================================
Salam hangat
Wahyudi SMT
Direktur SMT
Kamis, 05 Desember 2013

Coba sobat
WWW.WAHYUDISMT.COM ANDA SEBUTKAN
Kewajiban anda kepada Diri sendiri, Orang tua,anak,istri,rekan kerja, dan sahabat
dekat!.Kira-kira sudahkah anda melaksanakan kewajiban.Saya yakin sudah banyak
kewajiban-kewajiban yang anda dedekasikan untuk orang –orang yang anda cintai.
Tapi
sobat,ada pertanyaan:” SUDAHKAH ANDA TUNAIKAN KEWAJIBAN kepada dzat yang menciptakan
Anda dan orang-orang yang anda cintai?.Apa kewajiban itu yaitu “Dakwah”.
Maka kewajiban
kita sebagi muslim adalah MENYERU KEPADA YANG MAKRUF
=============
“ Siapakah
yang lebih baik perkataannya daripada orang yang berdakwah kepada
Allah,
mengerjakan amal shalih dan berkata : “ Sesungguhnya aku termasuk orangorang
yang
berserah diri. “ ( Q.S. Fushilat (41) : 33 )
Menurut
Imam al-Hasan, ayat di atas berlaku umum bagi siapa saja yang menyeru manusia
ke jalan Allah (Al-Qurthubi, Tafsîr al-Qurthubi). Mereka, menurut Imam Hasan
al-Bashri, adalah kekasih Allah, wali Allah, dan pilihan Allah; mereka adalah
penduduk bumi yang paling dicintai Allah karena dakwah yang diserukannya (Ibn
Katsir, op.cit.).
=====================
Siapa saja
yang menyeru manusia pada hidayah, maka ia mendapatkan pahala sebesar yang
diperoleh oleh orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun
pahala mereka. [HR. Muslim].
==================
Umat Islam
harus dibangunkan dari tidurnya yang kelewat panjang. Umat harus disadarkan
dengan kewajiban-kewajiban yang mulia ini, yakni untuk menegakkan Syariat Islam
dalam segala aspeknya. Memang, ini bukan kerja yang ringan dan mudah. Ini kerja
besar dan berat. Sehingga kita perlu kerjasama dan bersinergi dengan segenap
komponen umat Islam untuk melakukan amal jama’i demi tegaknya syariah Islam di
muka bumi ini.
================
Sobat Pengemban
dakwah, ketika meyakini hanya Allah-lah yang akan meneguhkan umatnya, hendaknya
senantiasa melandaskan diri pada Islam, terikat dengan Islam, sekaligus selalu
mendakwahkannya. Semua itu harus dibarengi dengan keyakinan yang pasti, bahwa
Allah-lah yang memberikan berbagai sebab dan hanya ditangan-Nyalah hasil itu
didapat. Ketika mereka berkeinginan untuk mencegah berbagai bahaya yang akan
menimpa agama dan umatnya—sebagaimana telah diserukan Allah—maka sudah menjadi
suatu kepastian untuk mengambil berbagai cara dan upaya yang dapat mencegah bahaya-bahaya
tersebut; dengan keyakinan bahwa Allah Swt. akan selalu menjaga agama dan
wali-wali-Nya. Ketika mereka berkehendak untuk istiqamah pada Islam, hendaknya
mereka
selalu berpegang pada ideolog Islam. Para ulama salaf yang salih dari kalangan para
Sahabat Nabi dan mereka yang telah datang sesudahnya— yakni orang-orang Mukmin
yang selalu istiqamah dan bersungguh-sungguh—tidak pernah patah semangat, selalu
gigih, dan tidak pemah main-main.
==============
Semoga dakwah
kita menjadi amal ibadah yang diterima
Allah,dijauhkan dari riya & sum’ah,diberi rizki yang berkah untuk kita
belanjakan dijalan Allah.
“Tak ada
manusia yang sempura,tapi belajar menjadi manusia sempurna adalah lebih utama”
Rabu, 27 November 2013
GIMIE (Great Islamic Motivation Energy)
Begini Harusnya "Recharge Our Energy"
===========
Bersama Muhammad Maliki , Raih energy positif mu
Sabtu 7 Desember 2013, Di auditorium FIP Unesa Pukul 07.00-12.00
Mari berkarya dengan energy positif & energy motivasi
===== HANYA Rp 5.000 ======
==GRATIS 1 TIKET UNTUK PENDAFTAR SECARA KELOMPOK 10 ORANG LANGSUNG=
Fasilitas:
- SERTIFIKAT
-SNACK
-BUKU BAGI YANG BERUNTUNG
-SOFT DRINK
-COPY MATERI
-ICE BREAKING
==========
PASTIKAN SEGERA DAFTAR!
PESERTA TERBATAS!
==========
DAFTAR SEGERA!
# Perempuan ke (PRISCA: 085 730 920 637)
# Laki-laki ke (Yasid :085 791 497 704)
==================
INFO LENGKAP DI WWW.WAHYUDISMT.COM
=====KHUSUS PELAJAR & MAHASSISWA===
Begini Harusnya "Recharge Our Energy"
===========
Bersama Muhammad Maliki , Raih energy positif mu
Sabtu 7 Desember 2013, Di auditorium FIP Unesa Pukul 07.00-12.00
Mari berkarya dengan energy positif & energy motivasi
===== HANYA Rp 5.000 ======
==GRATIS 1 TIKET UNTUK PENDAFTAR SECARA KELOMPOK 10 ORANG LANGSUNG=
Fasilitas:
- SERTIFIKAT
-SNACK
-BUKU BAGI YANG BERUNTUNG
-SOFT DRINK
-COPY MATERI
-ICE BREAKING
==========
PASTIKAN SEGERA DAFTAR!
PESERTA TERBATAS!
==========
DAFTAR SEGERA!
# Perempuan ke (PRISCA: 085 730 920 637)
# Laki-laki ke (Yasid :085 791 497 704)
==================
INFO LENGKAP DI WWW.WAHYUDISMT.COM
=====KHUSUS PELAJAR & MAHASSISWA===
Selasa, 19 November 2013
Sobat ada 7 Tips untuk meraih hidup sehat dan fresh.Semoga artikel ini bermanfaat
1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah.
Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. "Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman" (HR Muslim)
3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) "(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori- pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung
5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : "Jangan Marah"diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta 'awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati
6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT
7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi
iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. ::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah...
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah.
Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. "Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman" (HR Muslim)
3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) "(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori- pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung
5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : "Jangan Marah"diulangi sampai 3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta 'awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati
6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT
7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi
iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. ::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah...
Rabu, 13 November 2013

Abu Nawas kaget bukan main ketika
seorang utusan Baginda Raja datang ke rumahnya. Ia harus menghadap Baginda
secepatnya. Entah permainan apa lagi yang akan dihadapi kali ini. Pikiran Abu
Nawas berloncatan ke sana kemari. Setelah tiba di istana, Baginda Raja
menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman.
"Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin." kata Baginda Raja memulai pembicaraan.
"Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil." tanya Abu Nawas.
"Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya." kata Baginda. Abu Nawas hanya diam. Tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Ia tidak memikirkan bagaimana cara menangkap angin nanti, tetapi ia bingung bagaimana cara membuktikan bahwa yang ditangkap itu memang benar-benar angin.
Karena angin tidak bisa dilihat. Tidak ada benda yang lebih aneh dari angin. Tidak seperti halnya air walaupun tidak berwarna tetapi masih bisa dilihat. Sedangkan angin tidak. Baginda hanya memberi Abu Nawas waktu tidak lebih dari tiga hari. Abu Nawas pulang membawa pekerjaan rumah dari Baginda Raja. Namun Abu Nawas tidak begitu sedih. Karena berpikir sudah merupakan bagian dari hidupnya, bahkan merupakan suatu kebutuhan. Ia yakin bahwa dengan berpikir akan terbentang jalan keluar dari kesulitan yang sedang dihariapi. Dan dengan berpikir pula ia yakin bisa menyumbangkan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan terutama orang-orang miskin. Karena tidak jarang Abu Nawas menggondol sepundi penuh uang emas hadiah dari Baginda Raja atas kecerdikannya.
Tetapi sudah dua hari ini Abu Nawas belum juga mendapat akal untuk menangkap angin apalagi memenjarakannya. Sedangkan besok adalah hari terakhir yang telah ditetapkan Baginda Raja. Abu Nawas hampir putus asa. Abu Nawas benar - benar tidak bisa tidur walau hanya sekejap. Mungkin sudah takdir; kayaknya kali ini Abu Nawas harus menjalani hukuman karena gagal melaksanakan perintah Baginda, Ia berjalan gontai menuju istana. Di sela-sela kepasrahannya kepada takdir ia ingat sesuatu, yaitu Aladin dan lampu wasiatnya.
"Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." (Thaaha 114).
Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw. setelah turunnya ayat ini berdo’a: “Ya Allah, ajarkanlah kepadaku apa yang berguna bagiku, dan berilah kepadaku manfaat dari apa yang Engkau ajarkan kepadaku, dan tambahlah ilmuku, segala puji bagi-Mu atas segala hal.”
Orang tidak akan merasa puas dengan tingkat pengetahuan yang ia telah capai, tetapi selalu berusaha menambah pengetahuannya, berbeda dengan kebutuhan-kebutuhan duniawinya. Sebab barangsiapa telah dikaruniai ilmu, maka ia telah memperoleh karunia kebajikan dari segala sudutnya.
"Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin." kata Baginda Raja memulai pembicaraan.
"Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil." tanya Abu Nawas.
"Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya." kata Baginda. Abu Nawas hanya diam. Tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Ia tidak memikirkan bagaimana cara menangkap angin nanti, tetapi ia bingung bagaimana cara membuktikan bahwa yang ditangkap itu memang benar-benar angin.
Karena angin tidak bisa dilihat. Tidak ada benda yang lebih aneh dari angin. Tidak seperti halnya air walaupun tidak berwarna tetapi masih bisa dilihat. Sedangkan angin tidak. Baginda hanya memberi Abu Nawas waktu tidak lebih dari tiga hari. Abu Nawas pulang membawa pekerjaan rumah dari Baginda Raja. Namun Abu Nawas tidak begitu sedih. Karena berpikir sudah merupakan bagian dari hidupnya, bahkan merupakan suatu kebutuhan. Ia yakin bahwa dengan berpikir akan terbentang jalan keluar dari kesulitan yang sedang dihariapi. Dan dengan berpikir pula ia yakin bisa menyumbangkan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan terutama orang-orang miskin. Karena tidak jarang Abu Nawas menggondol sepundi penuh uang emas hadiah dari Baginda Raja atas kecerdikannya.
Tetapi sudah dua hari ini Abu Nawas belum juga mendapat akal untuk menangkap angin apalagi memenjarakannya. Sedangkan besok adalah hari terakhir yang telah ditetapkan Baginda Raja. Abu Nawas hampir putus asa. Abu Nawas benar - benar tidak bisa tidur walau hanya sekejap. Mungkin sudah takdir; kayaknya kali ini Abu Nawas harus menjalani hukuman karena gagal melaksanakan perintah Baginda, Ia berjalan gontai menuju istana. Di sela-sela kepasrahannya kepada takdir ia ingat sesuatu, yaitu Aladin dan lampu wasiatnya.
"Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." (Thaaha 114).
Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw. setelah turunnya ayat ini berdo’a: “Ya Allah, ajarkanlah kepadaku apa yang berguna bagiku, dan berilah kepadaku manfaat dari apa yang Engkau ajarkan kepadaku, dan tambahlah ilmuku, segala puji bagi-Mu atas segala hal.”
Orang tidak akan merasa puas dengan tingkat pengetahuan yang ia telah capai, tetapi selalu berusaha menambah pengetahuannya, berbeda dengan kebutuhan-kebutuhan duniawinya. Sebab barangsiapa telah dikaruniai ilmu, maka ia telah memperoleh karunia kebajikan dari segala sudutnya.
"Bukankah jin itu tidak
terlihat?" Abu Nawas bertanya kepada diri sendiri. ia berjingkrak girang
dan segera berlari pulang. Sesampai di rumah ia secepat mungkin menyiapkan
segala sesuatunya kemudian manuju istana. Di pintu gerbang istana Abu Nawas
langsung dipersilahkan masuk oleh para pengawal karena Baginda sedang menunggu
kehadirannya. Dengan tidak sabar Baginda langsung bertanya kepada Abu Nawas.
"Sudahkah engkau berhasil memenjarakan angin, hai Abu Nawas? "
"Sudah Paduka yang mulia." jawab Abu Nawas dengan muka berseri-seri sambil mengeluarkan botol yang sudah disumbat. Kemudian Abu Nawas menyerahkan botol itu. Baginda menimbang-nimang batol itu.
"Mana angin itu, hai Abu Nawas?" tanya Baginda. Di dalam, Tuanku yang mulia." jawab Abu Nawas penuh takzim. "Aku tak melihat apa-apa." kata Baginda Raja.
"Ampun Tuanku, memang angin tak bisa dilihat, tetapi bila Paduka ingin tahu angin, tutup botol itu harus dibuka terlebih dahulu." kata Abu Nawas menjelaskan. Setelah tutup botol dibuka. Baginda mencium bau busuk. Bau kentut yang begitu menyengat hidung.
"Bau apa ini, hai Abu Nawas?" tanya Baginda marah. "Ampun Tuanku yang mulia, tedi hamba buang angin dan hamba. masukkan ke dalam botol. Karena hamba takut angin yang hamba buang itu keluar maka hamba memenjarakannya dengan cara menyumbat mulut botol." kata Abu Nawas ketakutan.
Tetapi Baginda tidak jadi marah karena penjelasan Abu Nawas memang masuk akal. "Heheheheh kau memang pintar Abu Nawas."
Tapi... jangan keburu tertawa dulu, dengar dulu apa kata Abu Nawas. "Baginda...!"
"Ya Abu Nawas!"
"Hamba sebenarnya cukup pusing memikirkan cara melaksanakan tugas memenjarakan angin ini."
"Lalu apa maksudmu Abu Nawas?"
"Hamba. minta ganti rugi."
"Kau hendah memeras seorang Raja?"
"Oh, bukan begitu Baginda."
"Lalu apa maumu?"
"Baginda harus memberi saya hadiah berupa uang sekedar untuk bisa belanja dalam satu bulan."
"Kalau tidak?" tantang Baginda.
"Kalau tidak... hamba akan menceritakan kepada khalayak ramai bahwa Baginda telah dengan sengaja mencium kentut hamba!"
"Hah?" Baginda kaget dan jengkel tapi kemudian tertawa terbahak-bahak. "Baik permintaanmu kukabulkan!"
"Sudahkah engkau berhasil memenjarakan angin, hai Abu Nawas? "
"Sudah Paduka yang mulia." jawab Abu Nawas dengan muka berseri-seri sambil mengeluarkan botol yang sudah disumbat. Kemudian Abu Nawas menyerahkan botol itu. Baginda menimbang-nimang batol itu.
"Mana angin itu, hai Abu Nawas?" tanya Baginda. Di dalam, Tuanku yang mulia." jawab Abu Nawas penuh takzim. "Aku tak melihat apa-apa." kata Baginda Raja.
"Ampun Tuanku, memang angin tak bisa dilihat, tetapi bila Paduka ingin tahu angin, tutup botol itu harus dibuka terlebih dahulu." kata Abu Nawas menjelaskan. Setelah tutup botol dibuka. Baginda mencium bau busuk. Bau kentut yang begitu menyengat hidung.
"Bau apa ini, hai Abu Nawas?" tanya Baginda marah. "Ampun Tuanku yang mulia, tedi hamba buang angin dan hamba. masukkan ke dalam botol. Karena hamba takut angin yang hamba buang itu keluar maka hamba memenjarakannya dengan cara menyumbat mulut botol." kata Abu Nawas ketakutan.
Tetapi Baginda tidak jadi marah karena penjelasan Abu Nawas memang masuk akal. "Heheheheh kau memang pintar Abu Nawas."
Tapi... jangan keburu tertawa dulu, dengar dulu apa kata Abu Nawas. "Baginda...!"
"Ya Abu Nawas!"
"Hamba sebenarnya cukup pusing memikirkan cara melaksanakan tugas memenjarakan angin ini."
"Lalu apa maksudmu Abu Nawas?"
"Hamba. minta ganti rugi."
"Kau hendah memeras seorang Raja?"
"Oh, bukan begitu Baginda."
"Lalu apa maumu?"
"Baginda harus memberi saya hadiah berupa uang sekedar untuk bisa belanja dalam satu bulan."
"Kalau tidak?" tantang Baginda.
"Kalau tidak... hamba akan menceritakan kepada khalayak ramai bahwa Baginda telah dengan sengaja mencium kentut hamba!"
"Hah?" Baginda kaget dan jengkel tapi kemudian tertawa terbahak-bahak. "Baik permintaanmu kukabulkan!"
======================
cerita di atas merupakan salah satu
kecerdikan dari abu nawas, namun jangan sahabat turuti tentang memasukan kentut
ke botol ya,, bahaya nanti. bisa - bisa pingsan lagi orang yang mencium kentut
dari sahabat.
===================
www.wahyudismt.com
Rabu, 06 November 2013
Al hamdulillah dalam training kami memberikan inspirasi untuk Reuni 4 angkatan MTsN TLASIH Sidoarjo .Semoga manfaat yang kami sampikan .....
sukses selalu untuk semua.
==========================
hubungi kami untuk training & out bound
==========================
Office : Jl.Lidah Wetan Gg 2,No 1 A ,Lakarsantri (Surabaya)
Telp : 081 946 548 000/085 235 012 770 Wahyudi
Email / FB : yudi.wah48@yahoo.com
Blog : www.wahyudismt.com
Fanpage :SMT(Spiritual Motivation Training)
FB Group :SMT (Spiritual Motivation Training)
Senin, 04 November 2013
Sobat www.wahyudismt.com di tahun baru 1435 Hijruyah ini sudah saatya kita menintrospeksi diri.Hidup ini semakin hari semakin berkurang pula umur kita,kesehatan kita maka sudah selayaknya kita kita menyipkan bekal kita menghadap sang majikan kita,yaitu Allah SWT.Kesempatan yang Allah telah berikan selama ini mungkin harus kita evaluasi.Sudahkah kita syukuri?sudahkah kita menggunakan nikmat untuk beribadah pada-Nya.Sobat mari kita renungkan tahun baru 1435 H ini.Apa saja yang kita evaluasi?
1.Syukur atas Usia yang diberikan Allah
Umur adalah nikmat yang diberikan Allah pada kita, dan jarang kita syukuri. Betapa banyak orang yang kita kenal, baik teman, sahabat , keluarga, guru, atau siapa pun yang kita kenal, tahun lalu masih hidup bersama kita. Bergurau, berkomunikasi, mengajar, menasehati atau melakukan aktifitas hidup sehari-hari, namun tahun ini dia telah tiada.
Umur adalah nikmat yang diberikan Allah pada kita, dan jarang kita syukuri. Betapa banyak orang yang kita kenal, baik teman, sahabat , keluarga, guru, atau siapa pun yang kita kenal, tahun lalu masih hidup bersama kita. Bergurau, berkomunikasi, mengajar, menasehati atau melakukan aktifitas hidup sehari-hari, namun tahun ini dia telah tiada.
Umur yang kita
hitung pada diri kita seringkali kita tetapkan berdasarkan hitungan kalender
Masehi. Dan hitungan atau jumlah usia kita tentu akan lebih sedikit bila
dibandingkan dengan hitungan yang mengacu pada kalender hijriyah. Sementara,
lepas dari masalah ajal yang akan datang menjemput sewakatu-waktu, terkadang
kita menganggap usia kita yang dibanding Rasulullah saw. yang wafat pada usia
63 tahun, kita merasa masih jauh dari angka itu. Padahal bisa jadi hitungan umur
kita telah lebih banyak dari yang kita tetapkan. Karena itu sangat tidak layak
apabila seseorang yang masih diberi kesehatan, kelapangan rizki dan kesempatan
untuk beramal lalai bersyukur pada Allah dengan mengabaikan
perintah-perintahNya serta sering melanggar larangan-laranganNya.
2.Amal kita
Ini adalah hal yang penting dilakukan setiap muslim. Karena sebuah kepastian bahwa waktu yang telah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi, sementara disadari atau tidak kematian akan datang sewaktu-waktu dan yang bermanfaat saat itu hanyalah amal shaleh. Apa yang sudah dilakukan sebagai bentuk amal shaleh? Sudahkah tilawah al-Qur’an, sedekah dan dzikir kita menghapuskan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan? Malam-malam yang kita lewati, lebih sering kita gunakan untuk sujud kepada Allah, meneteskan air mata keinsyafan ataukah lebih banyak untuk begadang menikmati tayangan-tayangan sinetron, film dan sebagainya dari televisi? Langkah-langkah kaki kita, kemana kita gunakan? Dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan semacam ini selayaknya menemani hati dan pikiran seorang muslim yang beriman pada Allah dan Hari Akhir, lebih-lebih dalam suasana pergantian tahun seperti sekarang ini. Pergantian tahun bukan sekedar pergantian kalender di rumah kita, namun peringatan bagi kita apa yang sudah kita lakukan tahun lalu, dan apa yang akan kita perbuat esok.
Allah berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Hasyr: 18).
Ini adalah hal yang penting dilakukan setiap muslim. Karena sebuah kepastian bahwa waktu yang telah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi, sementara disadari atau tidak kematian akan datang sewaktu-waktu dan yang bermanfaat saat itu hanyalah amal shaleh. Apa yang sudah dilakukan sebagai bentuk amal shaleh? Sudahkah tilawah al-Qur’an, sedekah dan dzikir kita menghapuskan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan? Malam-malam yang kita lewati, lebih sering kita gunakan untuk sujud kepada Allah, meneteskan air mata keinsyafan ataukah lebih banyak untuk begadang menikmati tayangan-tayangan sinetron, film dan sebagainya dari televisi? Langkah-langkah kaki kita, kemana kita gunakan? Dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan semacam ini selayaknya menemani hati dan pikiran seorang muslim yang beriman pada Allah dan Hari Akhir, lebih-lebih dalam suasana pergantian tahun seperti sekarang ini. Pergantian tahun bukan sekedar pergantian kalender di rumah kita, namun peringatan bagi kita apa yang sudah kita lakukan tahun lalu, dan apa yang akan kita perbuat esok.
Allah berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Hasyr: 18).
3.Evaluasi Relasi kita
Ada tiga dimensi. Individual, Sosial dan Vertikal. Kalau
kita berfikir tentang diri kita, kaitannya relasi diri sendiri, maka yang
terpenting kuncinya adalah sehat. Usahakan diri ini sehat. Karena dengan sehat
adalah modal segalanya. ”Sehat adalah nikmat yang tertinggi dalam hidup ini,
tidak ada yang tahu kecuali orang sakit”. Kita yang dalam kondisi sehat ini
tidak terasa kalau sehat itu nikmat, tetapi orang yang sakitlah yang tahu
bagaimana nikmatnya sehat. Kemudian relasi sosial, kuncinya adalah
kemaslahatan. Relasi vertika kepada Allah SWT, kuncinya adalah taat. Apapun
yang kita lakukan kita dasari hati yang taat dan ikhlas karena Allah SWT. Jadi
dalam kehidupan ini yang terpenting adalah dari ketiga dimensi itu perhitungan
kita yang serba akhirat. Dunia ini lahan, dan sesungguhnya orang yang pandai
mengatur hati, tidak ada kehidupan yang dimensinya hanya duniawi, tetapi bisa
diukhrowikan. Jadi semua bisa bernilai ukhroei walaupun berbentuk duniawi.
Sehingga kehidupan dunia kita serba bernilai ibadah.
Mari Doa’ awal tahun hijriyah ini:
Wahai
Tuhan, Engkaulah yang kekal abadi, yang qadim. yang awal dan ke atas
kelebihanMu yang besar dan kemurahanMu yang melimpah dan ini adalah tahun baru
yang telah muncul di hadapan kami.
Kami
memohon pemeliharaan dariMu di sepanjang tahun ini dari syaitan dan
pembantu-pembantunya dan tentera-tenteranya dan juga pertolongan terhadap diri
yang diperintahkan melakukan kejahatan dan usaha yang mendekatkanku kepadaMu
Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.
Wahai
Tuhan Yang Maha pengasih dari mereka yang mengasihi dan Allah berselawat ke
atas penghulu kami Muhammad. Nabi yang ummi dan ke atas ahli keluarga dan
sahabat-sahabatnya dan kesejahteraan ke atas mereka.
Amin ya rabbal alamin
Semoga kita selalu diberi taufiq dan dibimbing oleh
Allah swt. Kejalan-Nya yang lurus serta mendapatkan keridhaan dan ampunany-Nya,
amin ya rabbal ‘alamin.
Minggu, 03 November 2013
sobat SMT Baimana kabarnya?. Semoga dalam kondisi sehat ya
Sobat ini ada 5 Manfaat Senyum.Apa aja?
1. Senyum membuat kita lebih menarik
Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
2. Senyum mengubah mood kita
Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.
3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka Kamu akan disukai oleh banyak orang.
4. Senyum dapat mengurangi stres
Jika tanda-tanda stres menyerang kamu, maka wajah Kamu sangat tidak enak untuk dipandang, sesegera mungkin untuk tersenyum karena senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang stres, lelah atau merasa “down”. Jika Kamu sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres Kamu akan berkurang dan Kamu akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh
Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika Kamu tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan Kamu menjadi lebih rileks.
1. Senyum membuat kita lebih menarik
Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
2. Senyum mengubah mood kita
Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.
3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka Kamu akan disukai oleh banyak orang.
4. Senyum dapat mengurangi stres
Jika tanda-tanda stres menyerang kamu, maka wajah Kamu sangat tidak enak untuk dipandang, sesegera mungkin untuk tersenyum karena senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang stres, lelah atau merasa “down”. Jika Kamu sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres Kamu akan berkurang dan Kamu akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh
Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika Kamu tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan Kamu menjadi lebih rileks.
Sobat www.wahyudismt.com
Bagi seorang Muslim, senyuman itu sedekah yang murah meriah. Sebab, senyum itu
bernilai ibadah dalam Islam. Namun, ternyata senyum juga menyehatkan jiwa dan
psikis. Konon, senyum itu sama dengan olahraga ringan 20 menit.
Islam memberikan perhatian khusus mengenai senyum. Sebuah
hadist berbunyi, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah”
(HR Tirmizi dan Abu Dzar).
Hadits yang lain menegaskan,
Hadits yang lain menegaskan,
“Tersenyum ketika bertemu saudaramu
adalah ibadah” (HR
Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi). Karenanya, Rasul mengingatkan umat
Islam untuk tidak meremehkan kebajikan sedikit pun, termasuk senyuman. Beliau
bersabda, “Jangan meremehkan sedikit pun dari amal kebaikan, meski hanya
sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri (senyum)” (HR.
Muslim).
Menurut Dr. Aidh al-Qarni dalam La Tahzan, term
“senyum” itu sendiri adalah kata yang indah, menarik hati, menyenangkan dan
menggembirakan. Setiap orang yang melihat seseorang sedang tersenyum akan
merasa damai dan hati diliputi kesejukan.
Maka, tersenyumlah sebagai olahraga yang menyehatkan, ibadah
bagi Anda serta sedekah bagi orang di sekitar Anda. Namun, yang patut
ditegaskan, agar senyuman Anda berdampak positif maka senyumlah se-ikhlas hati.
Jangan pernah membungkus senyuman dengan kepentingan. Sebab itu berarti Anda
mencabut senyum dari esensinya.
Semoga manfaat sobat SMT.
SALAM PERUBHAN TERDAHSYAT!
Hubungi kami untuk training & out
bound 081 946 548 000/ www.wahyudismt.com
Senin, 28 Oktober 2013
Sobat SMT perubahan itu adalah keniscayaan.Artinya tanpa kita inginkan
perubahan itu pasti akan terjadi maka sudah selayaknya kita sebagai
insan ciptaan Allah yang spesial harus mempunyai daya saing di era global
ini.Sobat, siapapun anda pasti akan berubah,mislanya ketika anda kecil
menjadi remaja,dewasa,tua.Perubahan adalah bagaikan air walaupun
kelihatanya pelan tapi mampu menengelamkan kapal besar.
Maka segera miliki:
1.Visi hidup Jelas.segera temukan visi kuat yg membuat hidup anda terasa sangat berarti.visi itu adalah jangka panjang kita.yang berarti adalah prestasi mulia kita dunia khasanah dan juga akhirat khasanah.
2.Berhenti sejenak untuk refleksi. Setiap Anda bercermin, Anda melihat orang yang dapat melakukan hal-hal yang paling mengembangkan hidup, mengubah sikap, meningkatkan standar kualitas, dan mengatasi keterbatasan Anda. Ketika anda bercermin, pantaulah dialog batin anda juga, dan waspada terhadap segala pikiran batin yang negative atau pencelaan diri dalam kaitannya dengan perbahan yang sedang Anda hadapi. Visualisasikan diri Anda menghapus negativism dan pesimisme serta manggantikannya dengan sikap optimistis.
3.Menjaga Keseimbangan. Menghadapi perubahan yang tidak terencana atau bahkan perubahan yang terduga bisa menjadi tantangan. Oleh karena itu, sungguh penting menjaga keseimbangan fisik, mental, dan spiritual. Istirahat, kebiasaan makan yang sehat, dan olahraga teratur sungguh penting. Waktu yang berkualitas bersama keluarga dan teman-teman, yang jauh dari tekanan pekerjaan, dapat menjadi saluran sosial yang penting.
3.Menyambut Perubahan . Anda seharusnya tidak mengabaikan perubahan. Kadangkala cara terbaik untuk melakukan lompatan besar dalam hidup adalah terus melangkah dan berjuang untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Terus melangkah memberdayakan diri Anda untuk melepaskan rasa sakit di masa lalu, penolakan, dan frustasi.
4.Menyalakan obor iman & Islam.Iman haruslah senantiasa kita jaga,dengan bergaul denagn orang sholeh.Islam adalah Agama yang menuntun kita pada keabadian yang tak terbatas.Maka Muslim dengan iman yang tinggi akan menjalankan ajaran agama dengan taat.
Sahabat,
evaluasi diri akan menjadikan rasa syukur terus bertambah,
Iman akan menjadikan pondasi diri yang kokoh dalam kebaikan,
Islam akan menyelamatkan insan yang beriman dan beramal shaleh.
Salam perubahan terdahsyat.
(Direktur SMT)
Maka segera miliki:
1.Visi hidup Jelas.segera temukan visi kuat yg membuat hidup anda terasa sangat berarti.visi itu adalah jangka panjang kita.yang berarti adalah prestasi mulia kita dunia khasanah dan juga akhirat khasanah.
2.Berhenti sejenak untuk refleksi. Setiap Anda bercermin, Anda melihat orang yang dapat melakukan hal-hal yang paling mengembangkan hidup, mengubah sikap, meningkatkan standar kualitas, dan mengatasi keterbatasan Anda. Ketika anda bercermin, pantaulah dialog batin anda juga, dan waspada terhadap segala pikiran batin yang negative atau pencelaan diri dalam kaitannya dengan perbahan yang sedang Anda hadapi. Visualisasikan diri Anda menghapus negativism dan pesimisme serta manggantikannya dengan sikap optimistis.
3.Menjaga Keseimbangan. Menghadapi perubahan yang tidak terencana atau bahkan perubahan yang terduga bisa menjadi tantangan. Oleh karena itu, sungguh penting menjaga keseimbangan fisik, mental, dan spiritual. Istirahat, kebiasaan makan yang sehat, dan olahraga teratur sungguh penting. Waktu yang berkualitas bersama keluarga dan teman-teman, yang jauh dari tekanan pekerjaan, dapat menjadi saluran sosial yang penting.
3.Menyambut Perubahan . Anda seharusnya tidak mengabaikan perubahan. Kadangkala cara terbaik untuk melakukan lompatan besar dalam hidup adalah terus melangkah dan berjuang untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Terus melangkah memberdayakan diri Anda untuk melepaskan rasa sakit di masa lalu, penolakan, dan frustasi.
4.Menyalakan obor iman & Islam.Iman haruslah senantiasa kita jaga,dengan bergaul denagn orang sholeh.Islam adalah Agama yang menuntun kita pada keabadian yang tak terbatas.Maka Muslim dengan iman yang tinggi akan menjalankan ajaran agama dengan taat.
Sahabat,
evaluasi diri akan menjadikan rasa syukur terus bertambah,
Iman akan menjadikan pondasi diri yang kokoh dalam kebaikan,
Islam akan menyelamatkan insan yang beriman dan beramal shaleh.
Salam perubahan terdahsyat.
(Direktur SMT)
Hubungi kami:
Office :
Jl.Lidah Wetan Gg 2,No 1 A ,Lakarsantri (Surabaya)
Telp : 081 946 548 000/085 235 012 770
Wahyudi
Email / FB :
yudi.wah48@yahoo.com
Blog :
www.wahyudismt.com
Fanpage :SMT(Spiritual
Motivation Training)
FB Group :SMT
(Spiritual Motivation Training)
Kamis, 24 Oktober 2013
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata "sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".
[Fushshilat:33].
Seorang remaja mempunyai andil besar
bagi perubahan lingkungannya. Kader adalah aset yang sangat berharga untuk
lembaga dakwah, karena kaderlah yang akan menggerakkan dan mengembangkan dakwah
yang ada. Ia pun mampu membawa teman-temannya agar sadar dan mengenal Islam.
Sudah saatnya remaja peduli bahwa siapa lagi yang akan memperjuangkan Islam di
tengah-tengah masyarakat kalau bukan kita? Dulu ketika SK jilbab belum keluar,
remaja juga yang bergerak dan berjuang. Itu hanya salah satu contoh. Sekarang
pun di saat kesadaran berislam sudah tinggi, saatnya remaja berperan untuk
membuat masyarakat rindu Islam kaafah yaitu dengan diterapkannya syariah Islam
dalam naungan Khilafah.
Dakwah tugas kita semua sebagaimana
dipaparkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam KitabNya :
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung" [Ali Imran:104].
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung" [Ali Imran:104].
Ketika ada teman yang gak sholat,
pacaran aja kegiatannya, dugem, dan banyak aktifitas maksiat lainnya, siapa
yang bisa menyadarkan mereka? Bukan para kiai, bukan para guru, bukan pula para
dai tua yang seringkali tak paham dengan karakter remaja. Jadi yang paling
efektif menyadarkan mereka adalah teman-temannya sendiri yaitu kita sebagai
generasi muda.
Jangan panik dulu. Jangan merasa berat dengan tugas sebagai remaja muslim yang kamu emban. Di bawah ini ada beberapa tips agar kamu jadi remaja yang oke dalam berdakwah di lingkungan.Berikut Tips untuk menjadi Da'i Muda Hebat:
Jangan panik dulu. Jangan merasa berat dengan tugas sebagai remaja muslim yang kamu emban. Di bawah ini ada beberapa tips agar kamu jadi remaja yang oke dalam berdakwah di lingkungan.Berikut Tips untuk menjadi Da'i Muda Hebat:
1. Niat
Dari awal, niatkan semua usaha kamu karena Allah semata. Jangan sampai ada niat untuk sombong dan merasa benar sendiri
Dari awal, niatkan semua usaha kamu karena Allah semata. Jangan sampai ada niat untuk sombong dan merasa benar sendiri
2. Lakukan apa yang kamu katakan
Ngomong gampang, tapi melakukannya itu yang butuh upaya lebih. Kalo kamu Cuma bisa ngomong tanpa melakukan apa yang kamu omongkan, maka orang lain terutama teman-temanmu tak akan percaya padamu lagi.
Ngomong gampang, tapi melakukannya itu yang butuh upaya lebih. Kalo kamu Cuma bisa ngomong tanpa melakukan apa yang kamu omongkan, maka orang lain terutama teman-temanmu tak akan percaya padamu lagi.
3. Gunakan
Qur’an dan Hadits
Dalam berdakwah, gunakan Qur’an dan hadits sebagai acuan, bukan kata si A dan si B atau bahkan kata nenek moyang. Banyak baca buku-buku keislaman dan pahamilah wawasan keislaman itu sendiri. Jangan sampai kamu menyampaikan sesuatu yang kamu tidak punya ilmu tentangnya.
Dalam berdakwah, gunakan Qur’an dan hadits sebagai acuan, bukan kata si A dan si B atau bahkan kata nenek moyang. Banyak baca buku-buku keislaman dan pahamilah wawasan keislaman itu sendiri. Jangan sampai kamu menyampaikan sesuatu yang kamu tidak punya ilmu tentangnya.
4. Berbicaralah
pada orang lain seakan-akan baru mengenalnya
Maksudnya adalah jangan berusaha sok tahu tentang seseorang hanya dengan melihatnya sekilas saja. Berbicaralah dengan ramah dan penuh perhatian sehingga orang yang akan didakwahi merasa nyaman dan kemudian percaya.
Maksudnya adalah jangan berusaha sok tahu tentang seseorang hanya dengan melihatnya sekilas saja. Berbicaralah dengan ramah dan penuh perhatian sehingga orang yang akan didakwahi merasa nyaman dan kemudian percaya.
5. Tersenyumlah
Tahukah kamu bahwa Rasulullah SAW itu suka sekali tersenyum loh. Tapi anehnya banyak para dai yang sukanya malah pasang tampang serius dan cemberut daripada tersenyum. Nah, kamu jangan ikut-ikutan yang model begini yah.
Tahukah kamu bahwa Rasulullah SAW itu suka sekali tersenyum loh. Tapi anehnya banyak para dai yang sukanya malah pasang tampang serius dan cemberut daripada tersenyum. Nah, kamu jangan ikut-ikutan yang model begini yah.
6. Bersikap
aktif dan berbaur
Langkah awal bagi keberhasilan dakwah adalah bersikap aktif dan berbaur dengan objek dakwah
Langkah awal bagi keberhasilan dakwah adalah bersikap aktif dan berbaur dengan objek dakwah
7. Libatkan
mereka dalam kegiatan social
Ajak para remaja itu untuk terlibat dalam kegiatan social. Misalnya saja dengan mengadakan baksos di daerah-daerah miskin agar mereka lebih menghargai sesama dan pandai bersyukur.
Ajak para remaja itu untuk terlibat dalam kegiatan social. Misalnya saja dengan mengadakan baksos di daerah-daerah miskin agar mereka lebih menghargai sesama dan pandai bersyukur.
Diakhir Artikel ini Menujukan betapa
da’I sangat mulia Allah Subhanahu wa Ta'ala juga menjelaskan tentang keutamaan
seorang da’i.
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata "sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". [Fushshilat:33].
Sehingga apabila seorang da’i menghendaki dakwahnya membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan, maka selayaknya menghiasi pribadinya dengan akhlak yang merupakan sebagian faktor utama yang dapat mendukung keberhasilan dakwahnya
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata "sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". [Fushshilat:33].
Sehingga apabila seorang da’i menghendaki dakwahnya membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan, maka selayaknya menghiasi pribadinya dengan akhlak yang merupakan sebagian faktor utama yang dapat mendukung keberhasilan dakwahnya
Semoga beberapa tips di atas bisa kita
jadikan alat untuk mendekati teman-teman kita dalam berdakwah. Dan yang utama,
jangan lupa meminta pada Allah untuk dimudahkan langkah juga lisan dalam
menyampaikan kebenaran. Semoga Allah selalu menyertai kita.





