Spiritual Motivation Training

SMT adalah lembaga yang bergerak dalam bidang motivasi dan peningkatan sumber daya manusia.Di tengah-tengah era globalisai modern ini banyak permasalahan yang di hadapi oleh manusia yang semakin hari semakin kompleks. Permasalahan yang terus berkembang Terutama dalam hal penurunan degradasi moral dan spiritual yang sangat memprihatinkan. Dari masalah tersebutlah SMT hadir untuk memberi pelatihan dan pelayanan bagi yang membutuhkan.

Sabtu, 27 April 2013

MOTIVASIMU BARENGI PRESTASIMU (oleh:wahyudi SMT)

Shobat.., emang sih,dalam 2 kata (motivasi dan prestasi) ini sering kita temukan beriringan. Namun tidak jarang pula lho, keduanya berjalan bersimpangan. Yang mengakibatkan motivasi tumbuh namun prestasi tidak kunjung diraih. Nah lho???
Manakah yang harus kita pilih diantara dua opsi itu? Motivasi yang beriringan dengan prestasi Ataukah, motivasi yang bersimpangan jalan dengan prestasi?? Hayoo pilih yang mana? So pasti kita memilih opsi yang pertama doong! Lalu harus bagaimana? Sebenarnya tidak sulit siih…”Hadirkan motivasi berprestasi dalam diri kita”.
“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri…”(Ar-ra'd:11)
Shobat, dalam bahasa training, perubahan nasib ternyata dimulai dari diri kita sendiri. Jadi kita harus menghadirkan motivasi berprestasi dalam diri kita. oce! Eit..,yang kita maksud motivasi berprestasi sejati disini adalah yang berangkat dari pemahaman akan potensi kehidupan yang sejalan dengan hakekat misi pencipta kita. Inilah sebenarnya dasar kebangkitan diri kita. Bangkit dengan landasan pemikiran yang hakiki. Dengan begitu Insyaallah, perbuatan kita akan condong untuk selalu membuahkan prestasi.
Caranya gimana yach...? oho… itu tidaklah susah shobat,”Mulai Sekarang, Jangan Ditunda-tunda, kita harus belajar!” (“belajar ah biasa” belajar yang bagaimana sich?) “belajar dengan 3 tahapan sederhana saja. (apa maksudnya?)
 Pertama “kenali diri”Maksudnya kenali bahwa kita punya sumber daya potensi yang sedang tumbuh. Maka dengan potensi yang kita miliki itu jangan kita sia-siakan diri kita jadi manusia yang biasa-biasa saja. Apa lagi terjerembab dalam dunia maksiat yang gelap. (naudzubillah) Sebaliknya, KITA MESTI BANGKIT, MEMOTIVASI DIRI AGAR BISA MENGGAPAI PRIBADI TERBAIK, PRIBADI PENUH PRESTASI, (BE THE BEST). Maka kenalilah benar - benar siapa diri kita?
 Yang ke-2 “Trima Diri” Yang kita maksud terima diri disini,”percaya diri yang tinggi”. Bahwa kita dalam Islam didambakan agar menjadi pribadi-pribadi yang terbaik. kita diciptakan sebagai makhluk dengan predikat ”sebaik-baik penciptaan”(At-tin:4) diarahkan menjadi “umat terbaik” (Ali - imron:101)
Yang ke-3 apa shobat? Yang ke-3 adalah “Bangkitkan Diri”
Dengan jati diri Islam yang kukuh, kita kudu membangkitkan diri kita. “ Bagaimana Caranya...? gini lho gini..., Pertama, HANCURKAN SINDROM DIRI ! (Apaan tuuh?) Rasa yang membuat mati kutu, seperti takut, malas, lesu. Kedua, IDENTIFIKASI SUKSES SEJATI ! ( Maksudnya…?) Kita mesti  segera  mengidentifikasi sesungguhnya sukses dunia dan sukses akherat itu ? Adakah potensi sukses pada diri kita disaat potensi penghalang sukses telah berhasil kita bakar ? ketiga,TELADANI SUKSES STORY, Baik dengan mengambil inspirasinya, copy the master. Maupun dengan cara “ngenek”(magang). Keempat, IMPROVISASI TIADA HENTI, Meneladani contoh suksesdengan tetap memunculkan karakter positif yang khas pada diri kita secara kreatif, dan inovatif tanpa melanggar hukum syara'.” Jangan biarkan diri ini meniru apapun persis seperti aslinya. Sebab boleh jadi kita telah membiarkan diri ini melupakan potensi karakter positif yang khas pada diri kita, atau boleh jadi yang kita tiru telah melakukan pelanggaran atas hukum syara'dan malah akan membawa kita pada pelanggaran hukum syara' juga. ( kan jadi rugi dong..! ). Kelima,RAIH SUKSES SEJATI. “Insyaallah” kita akan semakin terpacu untuk mewujudkan diri sebagai manusia berprestasi. Maka bangkitkan diri kita.
Shobat, mulai detik ini…
Syukuri siapa diri kita yang sesungguhnya…
Optimalkan segenap potensi yang kita miliki…
Fokuslah pada mimpi besar kita...
Jalankan apa yang seharusnya kita bisa lakukan...
Ambillah resiko, karena apa yang kita pilih dan lakukan pasti beresiko, betapapun kecilnya...
Teruslah berusaha sebab kegagalan bukanlah sebuah akhir cerita...
Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dan kesuksesan adalah sebuah proses....
Bertanggung jawablah pada diri kita…Allahu Akbar…