Spiritual Motivation Training

SMT adalah lembaga yang bergerak dalam bidang motivasi dan peningkatan sumber daya manusia.Di tengah-tengah era globalisai modern ini banyak permasalahan yang di hadapi oleh manusia yang semakin hari semakin kompleks. Permasalahan yang terus berkembang Terutama dalam hal penurunan degradasi moral dan spiritual yang sangat memprihatinkan. Dari masalah tersebutlah SMT hadir untuk memberi pelatihan dan pelayanan bagi yang membutuhkan.

Kamis, 16 Mei 2013

ANEKDOT SMT

Kesalahan gaji

Pada akhir bulan seorang pegawai menerima gaji yang
masih berada di dalam amplop. Lalu amplop itu ia buka
dan ketika ia hitung ternyata gajinya kurang Rp
50.000,00, "Lho, kok gaji saya kurang Rp 50.000,00 ?"
"Tenang, Pak, bukankah pada bulan yang lalu gaji bapak
kelebihan Rp 50.000,00 tetapi bapak tidak
melaporkannya. Jadi anggap saja kekurangan gaji saat
ini sudah ditutupi dengan kelebihan gaji pada bulan
lalu," jawab pegawai itu kalem.
-----------------------------------------
 
 


Lebih Komplit
 
Disebuah warung makan ada 2 orang sedang memesan
makanan
"Aku pakai paha ayam ditambah sayur, " pesan orang I.
"Aku pakai telor dan sayur," pesan orang II.
Setelah disediakan dan disantap kemuadian mereka
membayar.
"Saya pakai paha ayam dan sayur," tanya orang pertama.
"Rp 1.500,00 saja," jawab sang penjual.
"Saya pakai telor dan sayur," tanya orang kedua.
"Rp 2.500,00 saja," jawab sang penjual yang karuan
saja membuat orang II terkejut.
"Lho, Pak masak saya yang pakai telor lebih mahal
daripada yang pakai paha ayam ?" tanya orang II dengan
jengkel.
"Sabar, Mas, begini lho...kalo dia kan cuma paha ayam
doang sedang anda pakai telor yang isinya lebih
komplit karena ada pahanya ada sayapnya ada hatinya
dan sebagainya. Jadi otomatis karena lebih komplit
harganya juga lebih mahal."
---------------------------------------------------------------
 
 


Kekaguman Istri
 
Suatu malam Rena terbangun dan melihat suaminya sedang
berdiri di sisi Boks bayi mereka. Sepanjang hidupnya
ia belum pernah melihat ekspresi wajah sang suami
seperti itu sebelumnya.
Kadang-kadang sang suami tersenyum sambil
menggelengkan-gelengkan kepala, tampak kagum..., lalu
seperti terharu, terus menarik nafas panjang dan
seterusnya.
Diam-diam air mata menetes di kedua mata Rena. Ia tak
menyangka suaminya akan mengagumi bayi mereka seperti
itu.
Rena menghampiri suaminya, memeluknya dan bertanya,
"Mas, apa sih yang Mas pikirkan ?"
"Ini, aku benar-benar nggak habis pikir, boks seperti
ini aja kok ya harganya sampai dua juta !"